OSRC 2016 Seri 2, Makin Seru & Menghibur

 

Old Skool Racing Championship (OSRC) yang hadir di gelaran Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2016 seri kedua, kembali menyuguhkan sebuah tontonan balapan mobil klasik yang seru dan menghibur.

Walau pesertanya memang belum sebanyak kelas yang lain, namun ajang balap yang menghadirkan barisan mobil klasik ini mampu menyedot banyak perhatian dari para pengunjung Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, saat digelar pada Minggu, 3 April lalu.

Ervin Maladjong, Promotor OSRC mengatakan, meskipun saat QTT, kualifikasi sempat terkendala cuaca sehingga untuk menentukan posisi start harus dilakukan pengundian, namun balapan akhirnya berjalan sesuai rencana. “Tetap seru, asyik dan alhamdulillah juga kedatangan beberapa peserta baru,” kata Ervin saat ditemui Otoblitzclassic di Sentul, Minggu (3/4).

Ervin merasa bahwa ajang ini sudah mulai dikenal masyarakat dan komunitas pecinta mobil klasik. Iapun mengajak teman-teman komunitas yang ingin balap fun dan mengerti race line, untuk ikut berpartisipasi di ajang Old Skool Racing Championship ini.

“Kelas ini memang pas buat teman-teman yang ingin belajar balap. Karena mobil yang turun di kelas ini memang harus bermesin standar bawaan pabrik. Jadi, selain ‘murah meriah’, kita juga bisa sekalian belajar balap,” tambah Ervin.

Salah satu pebalap yang ikut di OSRC 2016 seri kedua, Dudy Jarpul, mengatakan bahwa keikutsertaannya di ajang ini selain dikarenakan memang menyukai mobil klasik, juga lantaran sudah bosan ‘kebut-kebutan’ di jalan. “Daripada kebut-kebutan di jalan, lebih baik salurkan hobi di Sentul. Jadi bagi yang suka balap mobil klasik, ya di sinilah tempatnya,” kata pria yang di OSRC menunggangi Toyota Corolla tahun 1974 ini.

Dudy menambahkan , sebenarnya peminat balap mobil klasik ini cukup banyak, namun banyak pula yang terkendala oleh waktu dan regulasi, yang menurutnya masih agak ketat. Ia mengaku, memang regulasi itu dibuat untuk keselamatan pebalap, namun tak ada salahnya jika sedikit dibuat lebih fleksibel.

“Saya yakin, jika regulasi dibuat lebih fleksibel lagi pasti akan lebih banyak peserta yang ikut ajang ini,” tambah Dudy, yang sukses meraih Juara I di OSRC 2016 Class OSC1 ini.

Dirinya juga merasa bahwa ajang Old Skool ini sudah sangat baik dan juga lebih murah dibanding balap lainnya. “Jadi sekali lagi, bagi para pecinta balap mobil klasik, daripada kita kebut-kebutan tidak jelas, lebih baik salurkan hobi di sini,” pungkasnya. **MS

Sumber: otoblitzclassic.com